马斯克旗下xAI派工程师上门抢客户,Shift4计划从ChatGPT转向Grok

Tim insinyur xAI milik Musk mengunjungi klien secara langsung untuk merebut pelanggan, Shift4 berencana beralih dari ChatGPT ke Grok

BroadChainBroadChain21/03/2026, 11.44
Konten ini telah diterjemahkan oleh AI
Ringkasan

xAI milik Musk menerapkan strategi penempatan insinyur di lokasi klien guna memperebutkan pelanggan

Menurut laporan BroadChain yang mengutip Bloomberg, pada 21 Maret, perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, diketahui mengirimkan insinyur langsung ke kantor calon pelanggan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk merebut pelanggan dari kompetitor seperti OpenAI dan Anthropic PBC. Strategi "datang langsung ke lokasi" ini terbukti efektif, salah satunya dengan berhasil memenangkan bisnis dari perusahaan pembayaran Shift4 Payments.

Taylor Lauber, CEO Shift4, mengungkapkan bahwa perusahaannya berencana untuk secara bertahap menghentikan penggunaan ChatGPT dari OpenAI dan beralih ke Grok dari xAI. Namun, mereka akan tetap mempertahankan Claude dari Anthropic untuk keperluan pengembangan kode.

Meski demikian, kemenangan atas Shift4 ini tidak sepenuhnya murni hasil kompetisi pasar. Jared Isaacman, pendiri Shift4, adalah sekutu lama Elon Musk. Ia pernah menyelesaikan "perjalanan luar angkasa komersial" pertama di dunia bersama pesawat luar angkasa SpaceX dan saat ini menjabat sebagai Direktur di NASA. Selain itu, Starlink milik SpaceX juga merupakan pelanggan Shift4.

Dalam tiga tahun sejak pendiriannya, sebagian besar klien xAI memang terkonsentrasi pada perusahaan-perusahaan afiliasi Musk seperti Tesla dan SpaceX, serta berbagai lembaga pemerintah.

Bloomberg mencatat bahwa strategi penempatan insinyur di lokasi pelanggan yang dijalankan xAI sejalan dengan tren umum di industri AI. OpenAI dan Anthropic juga aktif mengirimkan insinyur untuk membantu implementasi di sisi klien. Bahkan, OpenAI disebutkan bekerja sama dengan perusahaan ekuitas swasta untuk membentuk "departemen implementasi" khusus.