Broadsheet BroadChain melaporkan, BitFuFu (NASDAQ: FUFU), perusahaan publik di NASDAQ dan anak usaha Bitmain, merilis laporan keuangan tahunan 2025 pada 21 Maret. Laporan tersebut mengungkapkan pendapatan tahunan perusahaan mencapai USD 476 juta, tumbuh 2,7% year-on-year (yoy).
Berikut rincian struktur pendapatan berdasarkan segmen bisnis:
- Daya Komputasi Awan: USD 350,6 juta (73,7% dari total), meningkat 29,4% yoy
- Penambangan Mandiri: USD 63,1 juta (13,3%), turun signifikan dari USD 157,5 juta pada 2024
- Penjualan Mesin Tambang: USD 53,7 juta (11,3%), naik dari USD 30,5 juta di tahun sebelumnya
- Bisnis Lainnya (seperti hosting): USD 8,4 juta (1,7%), meningkat dari USD 4,3 juta pada 2024
Di sisi laba rugi, perusahaan mencatatkan kerugian bersih USD 57,4 juta sepanjang tahun, berbanding terbalik dengan laba bersih USD 54 juta yang diraih pada 2024.
Data operasional utama:
- Total daya komputasi meningkat menjadi 26,1 EH/s, naik 11,1% yoy
- Basis pengguna daya komputasi awan bertambah menjadi 676.000, tumbuh 14,2% yoy
- Hingga 31 Desember 2025, BitFuFu memegang aset 1.778 BTC
Biaya penambangan:
Rata-rata biaya penambangan pada 2025 tercatat USD 77.573 per BTC, jauh lebih tinggi dibandingkan USD 47.496 per BTC di tahun 2024. Rincian biaya:
- Biaya untuk mesin tambang milik sendiri: sekitar USD 61.000 per BTC
- Biaya sewa daya komputasi: sekitar USD 98.000 per BTC
