特朗普寻求速决伊朗战争,幕僚透露其希望几周内结束冲突

Trump Berupaya Mengakhiri Perang Iran Secara Cepat, Staf Mengungkapkan Harapannya untuk Mengakhiri Konflik dalam Beberapa Minggu

BroadChainBroadChain26/03/2026, 11.33
Konten ini telah diterjemahkan oleh AI
Ringkasan

Trump menginginkan penyelesaian cepat dan berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam beberapa min

Menurut laporan BroadChain yang mengutip Wall Street Journal pada 26 Maret, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan kepada para penasihatnya bahwa ia ingin menghindari keterlibatan dalam perang berkepanjangan dengan Iran dan berupaya mengakhiri konflik ini dalam beberapa minggu ke depan.

Namun, tantangan sesungguhnya adalah Trump belum memiliki rencana penyelesaian yang jelas, sementara proses negosiasi perdamaian masih dalam tahap awal. Dalam komunikasi dengan sekutu politik di luar pemerintahan, perhatiannya kerap teralihkan ke isu-isu lain, termasuk pemilu paruh waktu yang akan datang, keputusan penempatan petugas imigrasi di bandara, serta strategi legislatif untuk mendorong Kongres memperketat persyaratan pemilih.

Sumber yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan bahwa Trump pernah mengakui kepada seorang rekan bahwa perang ini mengganggu fokusnya dari agenda prioritas. Sementara itu, pihak lain yang baru-baru ini berinteraksi dengannya menyatakan bahwa presiden tampaknya telah bersiap untuk beralih ke tantangan besar berikutnya, meski tidak menyebutkan secara spesifik arah yang dimaksud.

Sebagian sekutu berharap ia memusatkan perhatian pada isu Kuba, sedangkan penasihat intinya menyarankan agar ia lebih memprioritaskan masalah biaya hidup—yang menjadi kekhawatiran utama pemilih dan semakin memburuk akibat dampak perang.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menanggapi: “Presiden Trump sangat terampil dalam menangani banyak hal sekaligus dan mampu menghadapi berbagai tantangan secara bersamaan. Saat ini, beliau berkomitmen penuh untuk mencapai tujuan militer dalam operasi melawan Iran. Satu-satunya tujuan presiden selalu adalah kemenangan.”