BroadsChain melaporkan, pada 25 Maret, berdasarkan informasi dari The Block, Coinbase mengumumkan untuk pertama kalinya mengirimkan data pasar bursanya secara langsung ke blockchain melalui layanan Chainlink Data Feeds. Data yang dikirim mencakup buku pesanan (order book) serta data derivatif seperti kontrak berjangka dan kontrak berjangka tanpa batas waktu (perpetual contracts).
Integrasi ini mencakup aliran data dari Coinbase International Exchange dan Coinbase Derivatives Exchange. Dengan demikian, protokol dan aplikasi di blockchain dapat mengakses dan memverifikasi berbagai informasi pasar secara real-time, termasuk data untuk kontrak berjangka tanpa batas waktu (perpetual contracts), saham, dan komoditas.
Coinbase menyatakan bahwa langkah ini tidak hanya mendukung komersialisasi sumber data pasar intinya, sejalan dengan strategi "bursa all-in-one" dan strategi broker-dealer terpadu, tetapi juga akan menyediakan data acuan tingkat institusi bagi pengembang di sektor DeFi dan keuangan tradisional. Hal ini diharapkan dapat mendorong inovasi aplikasi seperti derivatif dan aset yang ditokenisasi.
Di sisi lain, Chainlink menegaskan bahwa kemitraan ini berpotensi menyediakan infrastruktur data dengan tingkat keamanan dan keandalan yang lebih tinggi untuk ekosistem keuangan berbasis blockchain, sekaligus mendorong perkembangan sistem keuangan generasi berikutnya.
