BroadsChain melaporkan, pada 16 Maret, platform perdagangan ritel terbesar di Amerika Serikat, Robinhood (NASDAQ: HOOD), merilis data operasional untuk Februari 2026.
I. Skala Pengguna
Pengguna dengan akun berdana (Funded Customers): 27,4 juta, meningkat tipis dari bulan sebelumnya.
II. Skala Aset Platform
Total Aset Platform (Total Platform Assets): USD 314 miliar, yang mencakup total nilai uang tunai, saham, dan aset Crypto di semua akun Robinhood.
Namun, akibat kondisi pasar yang melemah pada Februari, total aset platform menyusut sekitar USD 10,2 miliar.
III. Aliran Dana Bersih (Februari): USD 5,6 miliar
IV. Aliran Dana Bersih (12 Bulan Terakhir): USD 67,8 miliar
V. Aktivitas Perdagangan
Robinhood menawarkan tiga jenis perdagangan utama: saham, opsi, dan Crypto.
1) Perdagangan Saham: Nilai perdagangan harian rata-rata pada Februari mencapai sekitar USD 10,2 miliar, turun sekitar 11% dari Januari.
2) Perdagangan Opsi: Volume kontrak opsi—sumber pendapatan penting bagi Robinhood—mengalami penurunan.
3) Perdagangan Cryptocurrency: Pasar Crypto justru lebih aktif, dengan nilai perdagangan harian rata-rata mencapai USD 893 juta, meningkat sekitar 21% dari bulan sebelumnya.
VI. Ringkasan
Jumlah pengguna terus bertambah dan arus dana bersih tetap positif, namun nilai aset pengguna secara keseluruhan menyusut.
Pada Februari 2026, nilai aset rata-rata pengguna Robinhood turun sekitar 4,9%, sementara Indeks S&P 500 pada periode yang sama hanya turun 0,9%.
