BroaderChain BroadChain mencatat, berdasarkan data on-chain yang dilaporkan Cointelegraph per 1 April, Total Value Locked (TVL) Solana saat ini berada di kisaran USD 6,3 miliar. Angka ini masih jauh di belakang TVL Ethereum yang mencapai USD 54,1 miliar.
Namun, dalam 30 hari terakhir, biaya jaringan Solana tetap 80% lebih tinggi daripada Ethereum. Hal ini terutama karena Ethereum telah berhasil menekan biaya jaringan intinya melalui mekanisme Layer 2 Rollup dan data Blob.
Secara lebih rinci, biaya jaringan Solana pada Maret turun menjadi USD 18,5 juta, turun 42% dari USD 30 juta di Januari. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh merosotnya volume perdagangan di decentralized exchange (DEX).
Data menunjukkan volume perdagangan DEX Solana anjlok ke level USD 55,5 miliar, titik terendah sejak September 2024.
Sebagai pembanding, volume perdagangan DEX Ethereum di Maret mencapai USD 41 miliar, turun 23% dari dua bulan sebelumnya. Namun, jika digabungkan dengan jaringan Layer 2 seperti Base, Arbitrum, Polygon, dan Optimism, pangsa pasar DEX Ethereum naik dari 33% di Januari menjadi 42%, sehingga mulai menantang dominasi Solana.
Di sisi lain, dalam 30 hari terakhir, Solana memiliki 13 DApp dengan pendapatan lebih dari USD 1 juta, mengungguli Ethereum yang memiliki 11 DApp, serta BNB Chain dan Base yang masing-masing hanya memiliki 4 DApp. Profitabilitas protokol seperti Helium terus menarik minat developer dan modal.
Secara keseluruhan, meski penurunan aktivitas DEX membebani performa jangka pendek, profitabilitas ekosistem Solana dan daya tariknya bagi para developer tetap kuat.
