BroadChain mencatat, pada 2017 pasar masih memperdebatkan "bolehkah membeli aset kripto". Kini di 2026, fokus diskusi telah bergeser menjadi "bolehkah menggunakan aset kripto untuk beli rumah". Aset kripto tengah bertransformasi dari "instrumen spekulatif" menuju "aset yang dapat dijaminkan".
Sinyal terbaru datang dari "tim nasional" sektor properti AS—Fannie Mae. Perusahaan yang didukung pemerintah ini, yang pernah menjadi sorotan dunia saat krisis subprime mortgage 2008, kini mulai merambah pasar hipotek berbasis aset kripto.
Berdasarkan laporan, penyedia layanan pinjaman hipotek Better Home (NASDAQ: BETR) berkolaborasi dengan bursa kripto Coinbase (NASDAQ: COIN) meluncurkan produk inovatif: calon pembeli rumah dapat menggunakan aset kripto miliknya sebagai jaminan untuk membayar uang muka, tanpa perlu menjual aset tersebut terlebih dahulu.
Meski konsep pinjaman hipotek berbasis aset kripto bukan hal baru—produk serupa telah beredar di pasar—keterlibatan Fannie Mae inilah yang menjadi faktor penentu.
Dalam skenario ideal, model ini memungkinkan: beli rumah → gadaikan aset kripto untuk bayar uang muka → dapatkan pinjaman hipotek → nilai properti naik, sementara kepemilikan aset kripto tetap utuh.
Fannie Mae pada dasarnya berperan sebagai "pompa dana" bagi pasar pinjaman hipotek AS. Didirikan tahun 1938 dengan dukungan pemerintah federal, perusahaan yang diawasi Federal Housing Finance Agency (FHFA) ini fokus melayani keluarga berpenghasilan menengah ke bawah. Fungsi utamanya bukan memberi pinjaman langsung, melainkan membeli portofolio pinjaman hipotek dari bank komersial untuk membebaskan likuiditas mereka, sehingga menjaga kelangsungan kapasitas penyaluran kredit.
Dalam krisis subprime mortgage 2008, Fannie Mae dan Freddie Mac sama-sama mengalami kegagalan besar hingga harus diambil alih pemerintah, sementara kebangkrutan Lehman Brothers menjadi salah satu momen ikonik krisis keuangan global.
Kini, masuknya Fannie Mae untuk mendukung pinjaman hipotek berbasis aset kripto mengirimkan sinyal jelas: sistem keuangan arus utama mulai menganggap serius aset kripto, dan perlahan memasukkan mereka ke dalam infrastruktur keuangan formal.
